English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label Tentang. Show all posts
Showing posts with label Tentang. Show all posts

Sunday, 7 December 2014

Aku bersyukur mengenal mu. Mengenal kalian.

surat cinta
Ini surat cintaku yg pernah ku janjikan akan menulisnya.

Sebenarnya ini sudah ku persiapankan untuk seseorang kawan ku yg lain.tapi tenyata aq kehilangan yg lain
.
Pren, Berpisah itu akan selalu ada, karena kita pernah ketemu, kita pernah sama-sama, makan bareng, ketawa bareng, susah bareng, seneng bareng. Dan setiap airmata yang bakal netes hari ini, bakal jadi saksi kebersamaan yang selama ini kita iket seerat-eratnya.

Pren, Gak ada kata yang bisa terucap, hanya derai airmata yang menetes sebagai rasa kehilanganmu, selamat jalan, semoga selamat sampai tujuan. silakan lanjutkan perjuanganmu ke arah yang lain, ditempat yang baru, yang akan menjadi jarak pertemuan kita.

Dan besok biarkan jiwa dan naluri kita kembali terluka atas perpisahan raga. gak usah terlalu sedih, Cukuplah setiap kenangan yang udah kita tanam, akan jadi kenangan yang tumbuh subur, Karena kita gak harus disini, kita gak harus selalu sama-sama, kita harus melanjutkan langkah ini, mungkin ke tempat yang lain, yang lebih baik dari ini. Dan dimana pun kita berada kita kuharaptidak saling melupakan.

Dan untuk segala rindu yang akan muncul, segala nafas yang akan berhembus, segala harapan yang akan kita raih, segala langkah yang akan kita ayunkan, semoga kita gak pernah lupa hari ini.
biarin airmata kita jatuh sesukanya, biarkan dia mengalir, mengucap kata seindah-indahnya. Biarkan dia menemani kita di hari ini saja. untuk sebuah perpisahan.

Pren, selamat melanjutkan langkahmu, selamat berjumpa di waktu lain.

“Aku kehilanganmu. Kelak aku akan merindukanmu. Pasti.
Tidak menyangka akan mengenalmu. Disini.
Dan aku Tidak pernah menyangka akan berpisah denganmu. Disini.
Aku tidak ingin kamu pergi. tapi aku tidak bisa menahanmu agar tetap disini.
Pergilah. Dan raihlah suksesmu.

Aku bersyukur mengenal mu . Mengenal kalian“  I Love U All.

Naomydha Kimberrly Part II . Mona Bonita . Edit Tya Natasya

kita

READ MORE - Aku bersyukur mengenal mu. Mengenal kalian.

Wednesday, 12 November 2014

Happy Father's Day, Papa

Happy Father's Day


Papa.
Entah apa yg harus ku tulis tentangmu.
Engkau telah meninggalkanku terlalu lama.
Waktu kita bersama tidak lebih dr setengah usiaku sekarang.
Hanya 9 tahun.
Dan kini usiaku hampir seperempat abad.

Papa.
Lihatlah anakmu. Kini telah dewasa.
Rapuh tanpa bimbinganmu.
Lemah tanpa kasih sayangmu.

Papa.
Bagiku, kau adalah lelaki terhebat.
Istirahatlah dalam damai.
Aku, sayang Papa.

‪#‎Happy‬ Father's Day. Kepada seluruh Ayah di Indonesia.
Anakmu, cinta padamu.


READ MORE - Happy Father's Day, Papa

Monday, 10 March 2014

Bagiku, Kamu Sudah Lebih Dari Cukup


Dengan seluruh kekaguman, lirih ini aku tujukan.


Thankz




Kamu cukup tersenyum dan semudah itu aku jatuh terkagum-kagum. Kamu tak perlu menjadi pria kekar yang ada di drama-drama televisi, sesederhana itu sudah memikatku dengan ketulusan hati. Kamu memang tidak memiliki banyak seperti yang dunia unggulkan, tapi justru itu yang membuat kepadamu aku menetapkan pilihan. Kamu berbeda dan menerimaku apa adanya.

Bersamamu, aku tidak perlu menjadi orang lain. Kamu tak perlu menjadi pahlawan-pahlawan yang diidolakan oleh seisi dunia, karena kamu memiliki kekuatan khusus di mataku. Kekuatan untuk membuatku tersenyum disaat tak ada satupun yang mampu mengusir sedihku. Terlalu magis. Terlalu sederhana. Namun aku suka.

Sesederhana kamu hadir, segala kuatirku pun terusir. Dari caramu melihat dunia, dari caramu menatap realita, dari caramu menyebarkan cinta, dari caramu menggantungkan mimpi, dari cara kerja pikirmu dan dari caramu mencintaiku. Aku sungguh jatuh cinta. Kamu tak pernah berjanji, tapi selalu menyuguhkan segala yang melebihi ekspektasi. Kamu sudah lebih dari cukup. Terima kasihku takkan pernah habis-habis, karena Tuhan telah menghadirkanmu.

Terima kasih, bintangku. Terima kasih.

READ MORE - Bagiku, Kamu Sudah Lebih Dari Cukup

Friday, 14 February 2014

Selamat Ulang Tahun, Bintang.


Selamat Ulang Tahun Bintang


" Selamat Ulang Tahun.... Selamat Ulang Tahun... Selamat Ulang Tahun, Bintang... Semoga Panjang Umur... "




Bintang,
Tak ada yang aku inginkan selain bahagiamu.
Selain yang terbaik bagimu.
Selain yang terindah untukmu.

Walau tak semahal berlian,
Walau tak seharum bunga mawar,
Walau tak seindah rangkaian puisi para punjangga,

Walau hanya barisan kata sederhana,
Yang merangkum semua harapan
Dengan doa di setiap kata yang terucap
Tulus untukmu.

Bintang,
Semoga panjang umur dan bahagia selalu.
Semoga sukses dan sehat selalu.
Semoga tercapai segala cita dan impian.
Dan segala yang terbaik untukmu.

***

Pada sebuah harapan, aku sangat berharap kau tidak akan bersedih sepanjang hari ini dan seterusnya.
Jadi berbahagialah. Pada setiap moment apapun yang telah terjadi dalam hidup kita semoga kau tidak pernah lupa. Dan ini Ulang tahunmu. Maaf aku tidak bisa berada disana. Untuk memberikan sesuatu ataupun hanya mengucapkan selamat. Tapi, aku mengirimkan do'a yang tulus untukmu. Semoga kau selalu baik disana.
Berbahagialah, karena kau punya banyak semangat yang akan membahagiakanmu.

Dari,
Aku

READ MORE - Selamat Ulang Tahun, Bintang.

Monday, 20 May 2013

Semoga engkau memahamiku, Sang Penenun Luka

Fajar
“…. Semoga engkau memahamiku Sang Penenun Luka”

Kepadamu,

Maaf, pesan yang kau tinggalkan pada statusku, aku baru melihatnya. Terima kasih. Dan Permintaan itu, "semoga aku memahamimu…" tak perlulah kau sengaja meminta. Jauh sebelum kau katakan atau bahkan tak kau katakan pun aku sudah dan akan memahamimu. Mungkin kau tak merasakannya. Tapi, aku sudah berusaha memahamimu, mengertikanmu, dan apapun yang kau mau. Mungkin… caraku salah hingga kau masih saja memintaku untuk paham. Seolah aku tak paham.

Maaf jika aku salah. Untuk semua. Maaf telah membuatmu mengenalku. Dan hanya terima kasih karena sampai saat ini masih “bersedia” menjadi alasan yang baik untuk aku tetap menulis. Dan aku harap kau tetap saja begitu. Menjadi dirimu sendiri terhadapku. Diam. Kaku. Tanpa ekspresi. Tak apa, Selamanya kau akan menjadi sosok sempurna yang ku kagumi, tanpa pernah aku tau alasan yang sebenarnya.

Pada tumpukam kesibukan, di sela airmata, bercampur aduknya kerumitan, tanpa kejelasan perasaan, aku menuliskan hiruk-pikuknya kerinduan .

Dan semua yang aku tuliskan, itu mutlak tentangmu.


READ MORE - Semoga engkau memahamiku, Sang Penenun Luka

Wednesday, 8 May 2013

Selamat Ulang Tahun Pak A. Kasim Ibrahim*


pak kasim

Walaupun tak semahal  berlian
Walaupun tak seindah rangkaian puisi para pujangga
Walau hanya barisan kata sederhana
Yang merangkum semua harapan
Dengan doa di setiap kata yang terucap
Tulus ikhlas

Semoga Panjang Umur dan Bahagia selalu
Semoga sukses dan sehat selalu
Semoga di beri umur yang panjang dan berkah
Semoga bahagia bersama keluarga
Semoga semakin maju dan jaya dengan usahanya
Semoga semakin bijaksana untuk kami
Semoga dimudahkan segala urusan oleh Nya
Semoga dimurahkan segala rezeki oleh Nya

Amin


*) Bapak A.Kasim Ibrahim. Beliau adalah pemilik sekaligus pendiri Access Point Computer dan Access Service Solution tempat saya bekerja saat ini. Terima Kasih telah memberikan kepada saya kesempatan untuk bergabung.


READ MORE - Selamat Ulang Tahun Pak A. Kasim Ibrahim*

Friday, 29 March 2013

Kisahku dan Kampusku, LP3I Balikpapan


lp3i balikpapan
Bangunan 4 Lantai  yang di pinggir jalan Ahmad Yani itu, itu kampusku. Ya !! LP3I Balikpapan. Mungkin dari luar terlihat tampak sederhana tapi coba kau masuk saja kawan.  Kau akan lihat para calon pengusaha muda di sana. Memakai jas, berdasi, dengan sepatu fantofel  yang akan tampak gagah saat berjalan.  Kau juga akan melihat para dosen pengajar yang kompeten dan berdedikasi  juga para  staff yang sangat ramah, penuh perhatian dan santun.  Kekeluargaan yang terjalin membuatku ingin kembali ke masa itu. Saat aku kuliah di sana.

Awalnya aku tak pernah menyangka aku bisa menuntut ilmuku disini. Bermimpi pun tidak. Tapi, kau tau kawan??, sungguh aku pernah duduk di bangku itu. Di ruang  2.1 pada hari senin di semester  2 aku belajar Visual Basic bersama teman-temanku dengan Pak Jacky Soeryana. Oh, ya ! kala itu aku tercatat sebagai mahasiswi jurusan Informatika Komputer. Ada 5 jurusan lainnya Sekretaris, Komputer Akutansi, Bisnis administrasi, Hotel dan Restoran Bisnis dan Teknik Alat Berat. Tapi seiring berjalannya waktu dan para peminat pelajar sekarang LP3I Balikpapan menghadirkan jurusan Financial Banking syariah dengan meniadakan 2 jurusan, yaitu  Hotel dan Restoran Bisnis dan Sekreataris sejak sekitar 3 tahun terakir.

Aku sangat-sangat bangga bisa menjadi keluarga besar LP3I Balikpapan. Dengan beasiswa yang ku dapatkan dari kampus LP3I Balikpapan membuatku tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang bagiku berlian ini. Coba kau bayangkan saja, aku seorang piatu sejak usiaku 9 tahun. Mama ku harus menanggung ke 4 anaknya yang masih harus sekolah. seorang diri. Kami terpaksa harus hidup terpisah demi masa depan. 2 kakak perempuanku bersekolah di pondok pesantren. Tinggalah aku dan seorang adik laki-laki ku dirumah yang kadang di tinggal mamaku untuk bekerja. 2 tahun kemudian aku yang harus menyusul kedua kakakku. Tapi, kurang dari 1 tahun aku disana kakak tertuaku pergi menyusul papaku. 2 tahun aku di pondok itu akhirnya adikku pun menyusul walau kami berada di tempat yang sama tapi kami tak sering bertemu. Kisahku itulah yang membuatku takut untuk bermimpi. Karena aku merasa tak mampu.

“Sekolah saja butuh perjuangan yang sangat bagaimana mungkin aku bisa kuliah. Apalagi di kampus bergengsi itu. Tidak mungkin !!” Kalimat itu yang pernah ku katakan pada diriku sendiri. Dan tapi ternyata aku salah. Salah besar. Saat hari pertama aku kuliah aku dan mahasiswa baru lain tentunya di sambut dengan ramah oleh semua dosen dan staff LP3I Balikpapan. Aku sangat bahagia kala itu. Dan aku berjanji pada diriku. “Akan kudapatkan yang selama ini kucari dari sini. Dari kampusku. LP3I Balikpapan”.  Aku sangat berterima kasih kepada LP3I Balikpapan dan seluruh dosen pengajar beserta staffnya yang telah memberikan kesempatan berlian ini kepada ku dan kakak ku. Ya…!! Kakak perempuanku yang kedua dia juga berkesempatan kuliah di LP3I Balikpapan. Dengan Beasiswa juga tentunya. Sekali lagi terima kasih.

Oh ya, Ada kisah yang menarik yang ingin ku ceritakan padamu, kawan. Pernah ada seorang teman lamaku bertanya saat kami tak sengaja bertemu setelah sekian lama, dia bertanya “Kamu dimana sekarang?? Kuliah atau kerja??”.  “Kuliah” Jawabku singkat. “Dimana??”. Ia Tanya lagi. “di LP3I” Jawabku.  Langsung saja ia berkata. “Masa LP3I kampus??? Masa kuliah?? Pake seragam kaya anak TK, mana mahal lagi belum tentu juga dapat kerja.”  Dan aku hanya tersenyum padanya. Bukan aku bermaksud mengiyakan pendapatnya tapi ku pikir tak ada gunanya saja.

Hmm… Begini, akan ku jelaskan padamu kawan, LP3I memang bukan sebuah Universitas tapi LP3I juga tempat melanjutkan study setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas. Kau sebut apa study setelah seragam putih abu-abumu kau tanggalkan??? Kuliah bukan??? Dan kau sebut apa tempat yang kau gunakan untuk kuliah?? Sebenarnya hal itu tak perlu kau masalahkan. Aku juga tidak tau pasti sebenarnya LP3I di sebut kampus atau tidak. Tapi dengan bangga akan ku katakan pada mereka yang bertanya padaku bahwa LP3I adalah kampus tempat kuliah. Di LP3I adalah program belajar cepat tepat dengan study 2 tahun kita akan siap bekerja. Dengan sertifikat senilai D3 kita bisa melanjutkan study S1. Di beberapa universitas yang bekerjasama dengan LP3I.

Seragam ?? Aku tidak pernah merasa sebagai anak TK. Justru aku bangga sudah seperti eksekutif muda. Dan jika kau sebut seragam kami seperti anak TK, kau sebut apa perusahan-perusahaan yang menerapkan wajib pakai seragam??? Anak PAUD???. Mungkin kau tidak tau arti seragam kami untuk menyeragamkan agar tidak ada perbedaan. Tapi aku bangga dengan seragamku. Dengan almamaterku dan kau tau kawan?? LP3I Balikpapan adalah satu-satunya kampus tempat kuliah orang berdasi. Hehe….
Lagi-lagi aku dengan bangganya mengatakan bahwa LP3I adalah kampus tempat kuliah. J

lp3i balikpapan
Hmmm…. Mahal ya??? Mungkin iya. Untuk ekonomi lemah sepertiku mungkin sangat mahal. Tapi mari kita hitung bersama kawan. Berapa uang masuk ke unversitas??? Berapa biaya persemesternya??? Kau kalikan berapa tahun kau kuliah disana?? Belum lagi uang almamater, buku-buku, sumbangan dan biaya-biaya lainnya??? Mungkin akan sama mahalnya. Di LP3I kau cukup membayar Down Payment beberapa persen dari biaya kuliah 1 tahun. Sisanya bisa di cicil perbulan. Dan itu sudah termasuk uang seragam, buku-buku, dan lain-lain. Dan begitupun tahun keduanya. Kau tak perlu menghabiskan banyak waktu, cukup 2 tahun. Setelah lulus kau akan bekerja di perusahaan yang kau suka sesuai kemampuanmu. Dapat atau tidak dapat kerja itu tergantung pada masing-masing personal. Belajarlah dengan giat, kerjakan tugas, jangan pernah membolos. Mungkin ada saja yang tidak bekerja tapi yang bekerja di perusahaan minyak milik Prancis itu justru sangat banyak. Dan yang tidak bekerja itu ku pastikan bukan sebab LP3I, tapi sebab ia sendiri. Karena aku sudah membuktikannya sendiri. Aku bekerja di salah satu perusahaan Laptop, karena LP3I. untuk kesekian kalinya, Terima Kasih.

Dan kini, usia kampus ku sudah menginjak 24tahun. Doaku, semoga LP3I semakin sukses dan Berjaya. Semoga semakin bergengsi dan PASTI !!!

READ MORE - Kisahku dan Kampusku, LP3I Balikpapan

Selamat Ulang Tahun Kampusku, LP3I Balikpapan


Waktu yang bergulir mengiringi perjalanan
Menuju masa kejayaan yang gemilang
Tak terasa 24 tahun sudah
Kau kokoh berdiri tegak tak goyah
Walau cibiran dan hinaan tak jarang menyinggahi
Ah…!! Tak perlu kau dengarkan
Kau mampu buktikan  !!
Tak perlu kau katakan pada dunia
Biarkan saja semesta berbicara
Siapa KITA sebenarnya …..

Walau hanya barisan kata sederhana
Yang merangkum semua harapan
Dengan doa di setiap kata yang terucap
Tulus untukmu …

Teruntuk Kampusku
Semoga semakin maju dan berjaya
Semoga semakin bergengsi dan pasti !!
Amin.




READ MORE - Selamat Ulang Tahun Kampusku, LP3I Balikpapan

Sunday, 10 February 2013

Taufiq Muhammad namanya


  " Sunyi adalah hari yang kudaki, Menjejak menuju alam kelam di tengah terang, Mencari benderang yang enggan tergenggam, Entah kapan itu ku dapatkan. Walau ku sadar tak ada yang tak akan"
 

Taufiq MuhammadTaufiq Muhammad namanya.  Anak ke-tiga dari lima bersaudara. Terlahir dari keluarga yang sederhana tapi penuh kasih dan cinta. Hidup dan tumbuh dewasa dengan kondisi yang biasa-biasa saja tapi sungguh luar biasa. Adalah anak baik yang penurut dan penyayang.

Taufiq Muhammad namanya. Selepas menyelesaikan pendidikan di Sekolah Dasar, dengan pertimbangan yang sangat-sangat tidak ia inginkan, ia dimasukan “paksa” oleh orang tuanya ke salah satu Pondok Pesantren di balikpapan. Hidayatullah. Dan disitulah sebuah perjalanan hidup di mulai. Di Pondok Pesantren itu, seorang Taufiq Muhammad yang notabene-nya adalah seorang anak kecil biasa harus hidup jauh dari keluarga. Menangis, hanya itu yang bisa ia lakukan saat rindu pada ibunya.

Ketika itu, Usianya baru 12 tahun. Tapi semangatnya sungguh sangat luar biasa. Di Pondok Pesantren itu ia belajar segalanya. Ia belajar bahwa, “Tidak ada yang tidak bisa di dunia ini. Tidak ada yang tidak bisa saya gapai. Jika saya mau”.

Hari-hari yang begitu luar biasa ia alami selama di Pondok Pesantren. Suka-duka. Susah-senang. Mulai dari di cambuk bersama kakak-kakak kelasnya, di botak karena melanggar peraturan, atau di bangunkan di tengah malam - saat yang lainnya asyik menikmati mimpi indah dalam tidur lelapnya – untuk di rendam dalam empang hingga pagi, sampai ia di percaya untuk memimpin sebuah organisasi satra, mendapat peringkat di kelasnya, bahkan menjadi 3 besar lulusan terbaik ketika itu.

taufiq muhammad

Taufiq Muhammad namanya. Alumnus Sekolah Menengah Atas Madrasah Aliyah Negri Balikpapan –  lagi-lagi sekolah yang tidak sesuai dengan harapannya, karena ia sangat berharap bisa bersekolah di SMK Negri 1. Di sekolah inilah seorang Taufiq Muhammad mulai mengenal wanita. Tapi, tak ada seorangpun yang tau tentang seseorang di hatinya.

Tak jauh berbeda dengan di Pondok Pesantren, di MAN ini Taufiq Muhammad juga aktif berorganisasi. Menjabat sebagai ketua OSIS. Dengan segudang prestasi yang dimilikinya ia banyak di kagumi wanita, menjadi pusat perhatian dan di segani teman-temannya.

Taufiq Muhammad namanya. Kini tercatat sebagai mahasiswa semester awal di salah satu Universitas Negri di ibukota Kalimantan Timur. Samarinda.

Kisahnya sungguh menginspirasi. Aku sangat kagum padanya. Semoga ia sukses dalam hidupnya dan membanggakan keluarganya. Amin.

Dan satu lagi, ia adalah adik dari seorang terkasih itu.
Taufiq Muhammad namanya

taufiq muhammad





READ MORE - Taufiq Muhammad namanya
Prev home