English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label Curahan. Show all posts
Showing posts with label Curahan. Show all posts

Sunday, 7 December 2014

Aku bersyukur mengenal mu. Mengenal kalian.

surat cinta
Ini surat cintaku yg pernah ku janjikan akan menulisnya.

Sebenarnya ini sudah ku persiapankan untuk seseorang kawan ku yg lain.tapi tenyata aq kehilangan yg lain
.
Pren, Berpisah itu akan selalu ada, karena kita pernah ketemu, kita pernah sama-sama, makan bareng, ketawa bareng, susah bareng, seneng bareng. Dan setiap airmata yang bakal netes hari ini, bakal jadi saksi kebersamaan yang selama ini kita iket seerat-eratnya.

Pren, Gak ada kata yang bisa terucap, hanya derai airmata yang menetes sebagai rasa kehilanganmu, selamat jalan, semoga selamat sampai tujuan. silakan lanjutkan perjuanganmu ke arah yang lain, ditempat yang baru, yang akan menjadi jarak pertemuan kita.

Dan besok biarkan jiwa dan naluri kita kembali terluka atas perpisahan raga. gak usah terlalu sedih, Cukuplah setiap kenangan yang udah kita tanam, akan jadi kenangan yang tumbuh subur, Karena kita gak harus disini, kita gak harus selalu sama-sama, kita harus melanjutkan langkah ini, mungkin ke tempat yang lain, yang lebih baik dari ini. Dan dimana pun kita berada kita kuharaptidak saling melupakan.

Dan untuk segala rindu yang akan muncul, segala nafas yang akan berhembus, segala harapan yang akan kita raih, segala langkah yang akan kita ayunkan, semoga kita gak pernah lupa hari ini.
biarin airmata kita jatuh sesukanya, biarkan dia mengalir, mengucap kata seindah-indahnya. Biarkan dia menemani kita di hari ini saja. untuk sebuah perpisahan.

Pren, selamat melanjutkan langkahmu, selamat berjumpa di waktu lain.

“Aku kehilanganmu. Kelak aku akan merindukanmu. Pasti.
Tidak menyangka akan mengenalmu. Disini.
Dan aku Tidak pernah menyangka akan berpisah denganmu. Disini.
Aku tidak ingin kamu pergi. tapi aku tidak bisa menahanmu agar tetap disini.
Pergilah. Dan raihlah suksesmu.

Aku bersyukur mengenal mu . Mengenal kalian“  I Love U All.

Naomydha Kimberrly Part II . Mona Bonita . Edit Tya Natasya

kita

READ MORE - Aku bersyukur mengenal mu. Mengenal kalian.

Sunday, 27 July 2014

Surat dari Bunda tentang Ayah

Sesuatu Tentang Ayah

Anakku...
Memang Ayah tak mengandungmu,
tapi darahnya mengalir di seluruh tubuhmu,
Namanya melekat di namamu...
Memang Ayah tak melahirkanmu,
Tapi dialah yang pertama menunggumu lahir...
Memang Ayah tak menyusuimu,
Tapi dari keringatnyalah setiap tetesan yang
Menjadi air susu ibu yang kamu minum...

Nak...
Ayah memang tak menjagaimu setiap saat,
Tapi tahukah kau dalam hidupnya selalu ada dirimu
dalam fikirannya...
Tangisan Ayah mungkin tak pernah kau dengar.
Dia ingin terlihat kuat agar kau tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya ketika kau merasa tak aman...
Pelukan Ayahmu mungkin tak sehangat dan seerat Bunda,
karena kecintaannya dia takut tak sanggup melepaskanmu...
Dia ingin kau mandiri,
bukan membiarkanmu menderita...
Agar ketika kami tiada kau sanggup menghadapi semua sendiri...
Jauh di dalam hatinya dia hanya ingin mampu membanggakanmu di depan sahabat-sahabat dan reman-temannya, bahwa keturunannya adalah yang terbaik...
Bunda hanya ingin kau tahu nak...
bahwa...
Cinta Ayah kepadamu sama besarnya dengan cinta bunda...

Anakku...
Jadi di dirinya juga terdapat cinta bagimu...
Maka hormati dan sayangi Ayahmu...


READ MORE - Surat dari Bunda tentang Ayah

Monday, 10 March 2014

Bagiku, Kamu Sudah Lebih Dari Cukup


Dengan seluruh kekaguman, lirih ini aku tujukan.


Thankz




Kamu cukup tersenyum dan semudah itu aku jatuh terkagum-kagum. Kamu tak perlu menjadi pria kekar yang ada di drama-drama televisi, sesederhana itu sudah memikatku dengan ketulusan hati. Kamu memang tidak memiliki banyak seperti yang dunia unggulkan, tapi justru itu yang membuat kepadamu aku menetapkan pilihan. Kamu berbeda dan menerimaku apa adanya.

Bersamamu, aku tidak perlu menjadi orang lain. Kamu tak perlu menjadi pahlawan-pahlawan yang diidolakan oleh seisi dunia, karena kamu memiliki kekuatan khusus di mataku. Kekuatan untuk membuatku tersenyum disaat tak ada satupun yang mampu mengusir sedihku. Terlalu magis. Terlalu sederhana. Namun aku suka.

Sesederhana kamu hadir, segala kuatirku pun terusir. Dari caramu melihat dunia, dari caramu menatap realita, dari caramu menyebarkan cinta, dari caramu menggantungkan mimpi, dari cara kerja pikirmu dan dari caramu mencintaiku. Aku sungguh jatuh cinta. Kamu tak pernah berjanji, tapi selalu menyuguhkan segala yang melebihi ekspektasi. Kamu sudah lebih dari cukup. Terima kasihku takkan pernah habis-habis, karena Tuhan telah menghadirkanmu.

Terima kasih, bintangku. Terima kasih.

READ MORE - Bagiku, Kamu Sudah Lebih Dari Cukup

Friday, 14 February 2014

Selamat Ulang Tahun, Bintang.


Selamat Ulang Tahun Bintang


" Selamat Ulang Tahun.... Selamat Ulang Tahun... Selamat Ulang Tahun, Bintang... Semoga Panjang Umur... "




Bintang,
Tak ada yang aku inginkan selain bahagiamu.
Selain yang terbaik bagimu.
Selain yang terindah untukmu.

Walau tak semahal berlian,
Walau tak seharum bunga mawar,
Walau tak seindah rangkaian puisi para punjangga,

Walau hanya barisan kata sederhana,
Yang merangkum semua harapan
Dengan doa di setiap kata yang terucap
Tulus untukmu.

Bintang,
Semoga panjang umur dan bahagia selalu.
Semoga sukses dan sehat selalu.
Semoga tercapai segala cita dan impian.
Dan segala yang terbaik untukmu.

***

Pada sebuah harapan, aku sangat berharap kau tidak akan bersedih sepanjang hari ini dan seterusnya.
Jadi berbahagialah. Pada setiap moment apapun yang telah terjadi dalam hidup kita semoga kau tidak pernah lupa. Dan ini Ulang tahunmu. Maaf aku tidak bisa berada disana. Untuk memberikan sesuatu ataupun hanya mengucapkan selamat. Tapi, aku mengirimkan do'a yang tulus untukmu. Semoga kau selalu baik disana.
Berbahagialah, karena kau punya banyak semangat yang akan membahagiakanmu.

Dari,
Aku

READ MORE - Selamat Ulang Tahun, Bintang.

Tuesday, 4 February 2014

Masing-masing

Masing-masing

Kita pernah kecewa, masing-masing satu.
Dengan seseorang dari masa lalu.
Suatu hari kita dipertemukan, mencoba melupakan kisah lama.
Menepis kecewa, untuk hidup ke depan.
Kita mencoba mengukir asa.
Merajut bahagia. Bersama.
Namun kita terlupa. Manusia tidaklah sempurna.

Tuhan Maha membolak-balikkan rasa.
Kita saling terkecewakan (lagi).
Karena enggan terjatuh (lagi).
Kita tegas memenangkan ego masing-masing.

Dan semuanya sempat terhenti. Sejenak.
Mengintrospeksi diri. Saling menyendiri.
Kita memutuskan untuk kembali menyatukan hati.
Kali ini tak ingin main-main.
Dan semuanya kembali seperti semula? Tidak.
Tidak ada kaca yg utuh setelah retak.
Tidak ada rasa yg sempurna layaknya dulu saat awal mengenal.
Tiap kata yg merusak rasa.
Sebatkan dalam lidah. Tak perlu diukir.
Kita terus belajar mengerti, menerima, memaafkan, bersabar dan berlapang jiwa raga.
Dengan kata “…ah sudahlah”.

Saat inilah tangan Tuhan yg berperan. Dalam cinta.


READ MORE - Masing-masing

Monday, 21 October 2013

Undangan ke Pemakaman is Coming Soon


Patah Hati

Mempersiapkan pemakaman hati yang telah lama digerogoti.
Dalam diam mendengar desah napas melemah.
Berjuang tak kenal ia lelah.
Pun takdirnya memilih untuk kalah.
Bukan dia tak tahu pilihannya.
Bukan dia tak paham jalan yang ditapakinya.
Hanya demi segenggam momen bahagia, ikhlas ia mati muda.
Kalau nanti jadi masuk surga,
ia bisa bercerita pada malaikat surga dunia yang ia punya.
Kalau nanti malah masuk neraka,
puaslah ia sudah cicipi surga dunia.
Kenapalah bersama harus begini beratnya?
Kenapalah ia tak memilih jalan lapang dan mudah?
Napas hati tinggal satu-satu.
Bibirnya membiru.
Ia memilih pernah berdua lalu mati.
Di tangan pilihannya sendiri.
Karena tak semua orang penggemar kebahagiaan kekal,
dan beberapa mungkin memilih kesedihan abadi.

READ MORE - Undangan ke Pemakaman is Coming Soon

Sunday, 1 September 2013

Gloomy Sunday, Lagu Pengantar Kematian


Gloomy Sunday
Awal sejarahnya lagu ini diciptakan oleh seorang pianis sekaligus komposer asal Hungaria yaitu Rezső Seress yang dia beri judul Szomorú Vasárnap yg juga berarti Gloomy Sunday pada tahun 1933. Lagu tersebut ditulis berdasarkan puisi yang di tulis oleh László Jávor yg menceritakan tentang seorang penyanyi yang depresi akibat kematian kekasihnya dan ingin bunuh diri. Dan kenyataannya, sesaat setelah lagu itu dirilis ... László Jávor mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Semenjak awal diciptakannya lagu itu, banyak peristiwa bunuh diri terjadi bagi mereka yang mendengarkan dan juga menyanyikan lagu itu. Dan pada puncaknya yaitu sekitar tahun 1941, seorang musisi asal Inggris yaitu Billie Holiday menyanyikan lagu itu dan menjadi hits di putar di radio2. Tapi akibat yang terjadi banyak ratusan kasus bunuh diri terjadi setelah lagu itu diputar di radio2 Inggris, Amerika maupun Hungaria. Hal ini yang menyebabkan kegelisahan stasiun radio saat itu dan mereka depresi untuk mengudara kembali pasca kejadian itu. Lalu mulai mem-banned lagu tersebut untuk di putar lagi di radio-radio. Dan statiun radio Inggris BBC pun memasukan lagu tersebut sebagai lagu terlarang untuk diputar di radio mereka. Dari Inggris lalu ke Amerika untuk mem-banned lagu tersebut serta di Hungaria sendiri sebagai tanah kelahiran dari lagu tersebut.

Lagu itu kemudian menjadi sebuah legenda, dimana pendegarnya pasti berinisiatif untuk mengakhiri hidupnya. Termasuk penciptanya sendiri yaitu Rezső Seress yang mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jendela apartemennya pada tahun 1968. Disaat yang sama surat kabar terkenal di Amerika yaitu New York Times menulis artikel tentang itu, dan berikut cuplikannya :

“ Budapest, January 13. Rezsoe Seres, whose dirge-like song hit, "Gloomy Sunday" was blamed for touching off a wave of suicides during the nineteen-thirties, has ended his own life as a suicide it was learned today.

Authorities disclosed today that Mr. Seres jumped from a window of his small apartment here last Sunday, shortly after his 69th birthday.

The decade of the nineteen-thirties was marked by severe economic depression and the political upheaval that was to lead to World War II. The melancholy song written by Mr. Seres, with words by his friend, Ladislas Javor, a poet, declares at its climax, "My heart and I have decided to end it all." It was blamed for a sharp increase in suicides, and Hungarian officials finally prohibited it. In America, where Paul Robeson introduced an English version, some radio stations and nightclubs forbade its performance.

Mr. Seres complained that the success of "Gloomy Sunday" actually increased his unhappiness, because he knew he would never be able to write a second hit. "

Hit lagu Gloomy Sunday juga mengakhiri hidupnya, karena setelah menciptakan lagu tersebut ia sendiri tidak bisa membuat lagu lagi yang bisa menjadi hit karena dari lagu itu sudah menambah keputusasaan dia tentang hidup. Selain itu ada juga kasus bunuh diri yang dilakukan oleh Biliy Mackenzie, vokalis band The Associates pada tahun 1997 yang meng-cover lagu Gloomy Sunday versi Billie Holiday di tahun 1982). Dia mengakhiri hidupnya di rumah ayahnya di Dundee.


Gloomy Sunday

Sunday is gloomy, my hours are slumberless
Dearest the shadows I live with are numberless
Little white flowers will never awaken you
Not where the black coach of sorrow has taken you
Angels have no thought of ever returning you
Would they be angry if I thought of joining you?

Gloomy Sunday

Gloomy is Sunday, with shadows I spend it all
My heart and I have decided to end it all
Soon there'll be candles and prayers that are sad I know
Let them not weep let them know that I'm glad to go
Death is no dream for in death I'm caressing you
With the last breath of my soul I'll be blessing you

Gloomy Sunday

Dreaming, I was only dreaming
I wake and I find you asleep in the deep of my heart, here
Darling, I hope that my dream never haunted you
My heart is telling you how much I wanted you

Gloomy Sunday


Gloomy Sunday


Download Lagu disini

READ MORE - Gloomy Sunday, Lagu Pengantar Kematian

Wednesday, 24 July 2013

Tuan, Apakah Anda Tuhan ??

burden

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا  
"Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya."

***

Tuan, apakah Anda Tuhan ??. Tuan, aku tau kau tau kalau aku hanyalah seorang pesuruh tak berpendidikan. Mengandalkan tenaga untuk menyambung sisa hidup. Dan kau juga tahu kalau aku hanya tau, 1+1=2 atau 1 dikali 1 hasilnya akan tetap sama. Lalu bagaimana mungkin kau menyuruhku menghitung rugi, laba ?? Pencatatan data, penjurnalan, posting ke buku besar, menghitung neraca saldo, membuat jurnal, laporan keuangan ???

Kau selalu katakan kalau aku pasti bisa melakukannya. Kau selalu katakan aku pasti bisa menyelesaikannya. Dengan sangat yakin, kau juga selalu menambahkan "Saya tidak akan menyuruhmu di luar kesanggupanmu. Saya yakin kamu bisa" di akhir kalimatmu. Jadi Tuan, Apakah Anda Tuhan ??

Bagaimana kau tau aku sanggup, Tuan??? Kau tau, bahkan aku tidak bisa menghitung discount dengan mesin hitung. Parahnya, aku sering melakukan kesalahan dalam penjumlahan bilangan besar. Tapi, mengapa kau masih "memaksa" ku melakukannya ??

Mengapa kau tak gaji saja sarjana akuntan untuk melakukannya ??? Atau lulusan sekolah menengah kejuruan jurusan akuntan. Daripada menjadikanku akuntan amatiran. Kau tak akan jatuh miskin seketika hanya karena mengaji seorang akuntan, Tuan.

Jadi Tuan, Apakah Anda Tuhan ?? Kapankah derita hidupku akan segera berakhir Tuan ?? Kapankah aku bisa menjadi sepertimu ??

Tuan, mengertilah.

#ILUSTRASI


READ MORE - Tuan, Apakah Anda Tuhan ??

Surat kecil untuk Ayah

Kau nahkoda, kau pilot, bahkan kau pun masinis
Tetap tersenyum manis ketika aku meminta jatah lauk mu, dulu
Tetap tersenyum manis ketika aku menaiki punggung mu untuk kesenangan ku, dulu
Tetap tersenyum manis ketika menarik selimut dari mu, dulu
Tetap tersenyum manis ketika menahan kantuk hanya untuk menemani malam ku, dulu


Yah,

Kini aku telah dewasa, mengerti akan haru nya perjalanan
Kini aku telah dewasa, mengerti akan susahnya bertahan
Kini aku telah dewasa
Mengerti akan arti kerut di wajah mu
Mengerti akan arti kuat bahu mu
Mengerti akan arti peluh keringat mu
Kau yang pertama marah, ketika aku salah
Sekarang ku sadar, itu yang membuat ku benar
Kau yang pertama memberi nasihat, agar aku tetap kuat
Sekarang ku tau, itu pula yang membuat ku hebat

Yah,
Kasih mu hebat, tak kenal syarat
Cinta mu tak kenal masa
Sayang mu tak berbayang, ada dan nyata, bukan fatamorgana seperti cinta anak muda
Yah,
Kini aku telah dewasa, siapa aku sekarang, tak lepas dari ajaran dan didikan mu semasa hidup ku
Yah,
Kau hebat, walaupun terkadang ucapan mu menyanyat. Aku tau itu untuk membuat ku kuat

Yah, Kini aku telah dewasa
Maaf kan aku, yang sering membantah mu
Yang sering tak pedulikan kata – kata mu
Maaf kan aku atas segala perbuatan ku yang sering menyanyat hati mu

Yah, kini aku telah dewasa
Berusaha mengejar cita – cita, sesuai impian mu agar aku menjadi anak yang berguna
Berusaha mengejar cita – cita, untuk membuat mu bahagia melihat anak mu sukses nantinya
Terima kasih, Yah…
Hanya ucapan terima kasih yang sekarang mampu ku beri
Tapi, nanti….sesuai janji ku, Yah
Sesuai impian mu, aku mengejar cita – cita, agar menjadi anak yang berguna
Sekali lagi, Terima kasih Yah

Dalam nafas ku, selalu teriring doa untuk mu
Aku sayang Ayah...

Anak mu,


By.Anonim

READ MORE - Surat kecil untuk Ayah

Friday, 19 July 2013

Kepergianmu, aku menyebutnya takdir

kepergianmu
"Kupastikan kehadiranku Tak akan menyulitkanmu. Jika itu harus terjadi. Maka, tinggalkan aku sendiri. Disini. Di tempat kita pertama kali berjumpa. Dulu."


Kata siapa segala sesuatu yang terjadi itu hanya kebetulan dan tidak di sengaja?? Hey, ada tangan-tangan Tuhan yang telah mengatur segalanya. Termasuk kepergianmu. Aku menyebutnya takdir.

Dan kurasa tak perlu ada kata perpisahan untuk melepas pergimu. Atau kata maaf atas kesalahan yang tak pernah ku lakukan.

Tapi, terima kasih telah hadir dalam takdirku. Meluangkan waktu disela setumpuk kesibukan. Terima kasih, atas segala kebaikan. Ku do'a-kan semoga kau selalu baik disana.

Senang berkenalan dengan Anda, Tuan.

pergi

READ MORE - Kepergianmu, aku menyebutnya takdir

Monday, 8 July 2013

Ramadhan Kali Ini

Ramadhan Kali Ini
"Dalam gelap malam-Mu saat ku terjaga. Seiring terbenam mentari di akhir Sya'ban ku sambut Ramadhan dengan pengharapan. Semoga Ramadhan kali ini penuh makna. Amin. Marhaban Yaa Ramadhan."


Ramadhan kali ini, akan jauh berbeda dengan Ramadhan dua tahun terakhir. Ramadhan kali ini akan kami lewati sendiri tanpa kita. Tak akan ada lagi cerita yang akan kita ciptakan. Tentang bangku kenangan tempat sebuah harapan kau sematkan, tengtang menghabiskan malam bersama di bundaran, tentang buka puasa bersama, jalan-jalan, duduk-duduk, dan semua yang pernah kita lewati bersama.

Ramadhan kali ini. Entah, harus sedih ataukah bahagia. Mengingat akan selalu banyak luka yang akan tercipta jika kita terus bersama. Tapi aku juga merasa sepi saat kau tak disini. Aku merindumu. Tapi, apapun yang terjadi aku harap Ramadhan kali ini akan menjadi Ramadhan yang "berbeda".

Dan semoga kau baik di tempatmu yang sekarang. Tak perlu khawatir, akan selalu ada kami untuk kita. Walau tak lagi bersama. Walau tak pernah berjumpa. Walau harus terpisah ruang dan waktu. Aku selalu berdoa yang terbaik untuk kita. 

Selamat Puasa. Semoga Ramadhan kali ini penuh makna. Dan untuk semua salah yang pernah tercipta di antara kita, kumohonkan maaf padamu.


READ MORE - Ramadhan Kali Ini

Saturday, 6 July 2013

Wahai Bidadari Penguasa Hati

bidadari


Disini aku sendiri
Dalam tempat ku menikmati sepi
Ku tulis sajak

Jauh, terpaut jarak...daratan, bahkan lautan yg berombak
Kau disana, aku disini...
Tak terasa 1 tahun ku nikmati sepi
Tanpa hadir mu....demi masa depan ku, dan ketika kita dalam satu selimut, nanti

Selama 5 tahun yg lalu...
Kita saling berikan cinta, rasa, luka, ataupun kecewa
Semua krn kita ada, menjalin rasa utk bertambah dewasa

Dalam Kuasa Tuhan, ku bersimpuh utk menjaga mu, yg mungkin tanpa ku, kau lumpuh

Dalam Restu Tuhan,
ku meminta utk menyatukan kita...
dalam satu rasa, raga, dan kekuatan

Dalam Nikmat Tuhan, ku bersyukur....
atas nikmat cinta yg diberikan melalui mu, yg setia menemani ku
Hmmhh, semoga aku tak kufur

Dari kesemuanya terasa indah...
Melalui mata mu, ketika dulu kau melambai pada ku
Kan ku tunjukan perintah Tuhan, Sang Penguasa cakrawala
Diamlah, tunggu....buka tangan mu
Utk menanti dan menyambut tangan ku

Dalam Nikmat Tuhan, ku bersyukur....
atas nikmat cinta yg diberikan melalui mu, yg setia menemani ku
Hmmhh, semoga aku tak kufur

Dari kesemuanya terasa indah...

Entah sampai kapan rasa ini bertahan
Entah sampai pelaminan atau berakhir dalam angan
Tak usah diragukan, semoga semua tetap bisa dinantikan
Kalaupun hanya dalam angan, pasti ada yg lain, dan Tuhan pasti menyiapkan

Dan,
Itu semua akan tetap dalam bayang, terkenang sepanjang jalan
Dalam hidup ku nanti, yg entah berakhir kapan
Terima kasih, wahai bidadari penguasa hati........


READ MORE - Wahai Bidadari Penguasa Hati

Sunday, 9 June 2013

Sesuatu yang ku sebut kenangan

kenangan

Ada yang masih melekat dan kubiarkan teramat dekat dengan benak,
sesuatu yang kusebut kenangan .
Dan Aku pun membuka kembali kenangan tentangmu sambil berusaha tersenyum,
dan ini adalah salah satu usaha ku melepas pergi kenangan buruk dengan cara yang baik .

Walau pada akhirnya justru rindu yang kembali akrab dengan air mata ..

Mungkin ini hanya Ingatan tentangmu yang tanpa sengaja kembali,
atau mungkin aku yang sengaja menghadirkanmu lagi tanpa kusadari ..


READ MORE - Sesuatu yang ku sebut kenangan

Thursday, 6 June 2013

A Letter that never sent

a letter
Hai. Hallo. Apa kabarnya kau ?? Lama sudah kita tidak bertemu. Semoga kau selalu baik-baik saja dan tidak pernah menjadi sia-sia. Surat kali ini sengaja aku tujukan untukmu, mungkin ini salah satu cara agar kita tetap "bisa" berhubungan meski tidak secara langsung.

Hey !! Kau yang disana. Kapan kita akan bertemu ?? aku rindu bercengkrama denganmu, berbicara tentang kisah yang tak ada habisnya. Alu rindu melihat senyummu, rindu suaramu, rindu gelakmu, aku rindu. sangat merindu... Aku rindu semua hal tentangmu. Meski tak pernah ku ungkapkan padamu, kali ini aku benar-benar rindu. ingin rasanya aku menghampiri dan melihat senyummu. Melihat ekspresi wajahmu, Saat kau tertawa, menangis, saat lelah, sedih, gembira atau apalah !!

Aku rindu saat-saat bersamamu. Saat kita habiskan malam bersama dengan segelas cappuccino, bercerita sekalipun tidak berkualitas. Atau sekedar duduk diam di sampingmu saja tanpa perlu berkata-kata, itu sudah cikup bagiku. Karena begitulah aku yang ingin selalu kau ada. Dan aku hanya ingin kau tau, sampai saat ini aku masih merindumu dalam diamku.

Andai saja kau tau itu ....


READ MORE - A Letter that never sent

Monday, 20 May 2013

Semoga engkau memahamiku, Sang Penenun Luka

Fajar
“…. Semoga engkau memahamiku Sang Penenun Luka”

Kepadamu,

Maaf, pesan yang kau tinggalkan pada statusku, aku baru melihatnya. Terima kasih. Dan Permintaan itu, "semoga aku memahamimu…" tak perlulah kau sengaja meminta. Jauh sebelum kau katakan atau bahkan tak kau katakan pun aku sudah dan akan memahamimu. Mungkin kau tak merasakannya. Tapi, aku sudah berusaha memahamimu, mengertikanmu, dan apapun yang kau mau. Mungkin… caraku salah hingga kau masih saja memintaku untuk paham. Seolah aku tak paham.

Maaf jika aku salah. Untuk semua. Maaf telah membuatmu mengenalku. Dan hanya terima kasih karena sampai saat ini masih “bersedia” menjadi alasan yang baik untuk aku tetap menulis. Dan aku harap kau tetap saja begitu. Menjadi dirimu sendiri terhadapku. Diam. Kaku. Tanpa ekspresi. Tak apa, Selamanya kau akan menjadi sosok sempurna yang ku kagumi, tanpa pernah aku tau alasan yang sebenarnya.

Pada tumpukam kesibukan, di sela airmata, bercampur aduknya kerumitan, tanpa kejelasan perasaan, aku menuliskan hiruk-pikuknya kerinduan .

Dan semua yang aku tuliskan, itu mutlak tentangmu.


READ MORE - Semoga engkau memahamiku, Sang Penenun Luka

Thursday, 16 May 2013

Lepaskanlah

Lepaskanlah

Lepaskanlah, maka semoga yang lebih baik akan datang.
Lepaskanlah, maka semoga suasana hati akan lebih ringan.
Lepaskanlah, maka semoga kita menyadari tidak ada sesuatu yang sesungguhnya kita miliki.

Kemampuan melepaskan, melupakan, membiarkan
atau apapun orang menyebutnya adalah salah-satu akar penting dari pohon kehidupan.

Jangan dipaksakan, jangan digigit terus, lepaskanlah.
Maka biarkan pohon kehidupan kita tumbuh besar, kokoh, rimbun dan berbuah.

Apapun itu, baik kejadian menyakitkan, tindakan aniaya orang lain, pengkhianatan,
atau hal-hal kecil seperti ketinggalan bus, kehilangan buku, kaki bengkak terantuk ujung meja,
lepaskanlah.

Apapun itu, baik kehilangan seseorang yang penting,
padamnya perasaan, kekecewaan menunggu, gagal ujian,
atau hal-hal kecil seperti kehabisan menu favorit, disenggol motor, komen tidak direply,
lepaskanlah.

Jangan keukeuh dipegang buah busuknya.
Jangan ngotot disimpan bisul kejadian tersebut di hati, lepaskanlah,
maka kita akan melihat kesempatan baru, penjelasan baru, atau sekadar kesegaran suasana baru.

Lepaskanlah, maka semoga yang lebih baik akan datang.
Lepaskanlah, maka semoga suasana hati akan lebih ringan.
Lepaskanlah, maka semoga kita menyadari tidak ada sesuatu yang sesungguhnya kita miliki.

by. Tere Liye


READ MORE - Lepaskanlah

Untuk yang Terlupakan

terlupakan

Ku lewati hari dengan senyuman
Dengan doa juga usaha
Hitam, putih kutemui
Pahit getir kuraskan
Salah benarpun kujalani

Dan diantaranya…… ku temukan kau…
Kau telah membuka satu lembaran kisah dalam hidupku
Kau yg beri semangat untuk aku terus menatap dunia
Walau semu yg kulihat tentangmu

Hari tak terasa terus berlalu……
Banyak kisah yg tlah kita buat
Walau hanya kita yg tahu cerita kita
Walau tak seorangpun yg mengerti cerita kita
Walau semua orang menentang kita

Sampai akhirnya....

Sebuah pengkhianatan kau persembahkan kepadaku
Tanpa kau peduli betapa sakitnya aku
Namun inilah akhir dari sebuah kisah
Kau pergi meninggalkan kami
Dengan menorehkan luka di hatiku
Dan meninggalkan sepenggal hatimu padanya.

Untukmu yg terindah.
Untukmu yg terlupakan.
Semoga kau baik disana.


READ MORE - Untuk yang Terlupakan

Tuesday, 26 February 2013

Caraku Mencintaimu

carakumencintaimu


Aku disini yang mengagumimu  , memperhatikanmu dari jauh , 
dan aku seseorang yang pernah singgah dihatimu 
jauh sebelum kekasihmu merenggut kamu dariku.

Mungkin , kau membenciku ...
Karna sampai detik ini aku masih menyayangimu , tapi aku sadar kamu miliknya.
Takkan aku usik kamu dan kekasihmu , 
memperhatikanmu dari jauh itulah caraku menyayangimu , 
setidaknya aku tau bahwa kau baik-baik saja dan bahagia dengan kekasihmu ...

Meski kau enggan mengenalku lagi , 
ntah apa yg dikatakan kekasihmu tentangku padamu .. 
Tapi , ku tau kau jauh sangat mengenalku ....

Doaku semoga kau bahagia tanpaku disisimu , 
aku beruntung sempat memilikimu ... 
Meski hanya sekejap , meski kita berbeda keyakinan dan usia ...

Biarkan aku tetap mencintaimu dengan caraku ...

Love u  , always in my heart RRS :')

By. noel_most


READ MORE - Caraku Mencintaimu

Wednesday, 20 February 2013

Mengapa kita dipertemukan jika akhirnya dipisahkan?

hatiku

Mengapa kita dipertemukan jika akhirnya dipisahkan?
Andai saja bertemu denganmu bukan saat ini.Tetapi nanti.
Saat aku tidak berbeda denganmu jika engkau menghendaki persamaan.
Saat aku telah mengerti jika engkau menghendaki pengertian.

Mengapa kita dipertemukan jika akhirnya dipisahkan?
Andai saja bertemu denganmu bukan saat ini. Tetapi nanti.
Saat aku paham maumu jika engkau menghendaki kemauan.
Saat aku dewasa jika engkau menghendaki kedewasaan.
Saat aku menjadi rupawan jika engkau menghendaki kecantikan.

Mungkin engkau meragukanku sehingga engkau pergi.
Atau mungkin aku yang tidak mengerti.
Kupikir aku bisa menyederhanakan rasa sayang yang begitu kaya.
Tapi ternyata aku salah

Andai saja bertemu denganmu bukan saat ini. Tetapi nanti.
Saat aku bisa menjadi apa yang kau bayangkan
Jika engkau menghendaki kesempurnaan.

Andai saja bertemu denganmu bukan saat ini. Tetapi nanti.
Mungkin aku tidak pernah merasakan arti sebuah kebahagiaan.
Andai saja bertemu denganmu bukan saat ini. Tetapi nanti.
Mungkin aku tidak akan sesakit ini saat harus kau tinggalkan.

Kawan, ternyata rasa sayang tak sesederhana yang aku bayangkan ketika aku mengatakan
"Aku menyayangimu tulus apa adanya kamu"

READ MORE - Mengapa kita dipertemukan jika akhirnya dipisahkan?

Thursday, 7 February 2013

Biarkan Aku Berfikir Sejenak

sendiri

Biarkan aku berfikir sejenak,
Tinggalkan aku di sini sendiri,
Lupakan semua cerita yang tak pasti,
Aku lelah dan tak mengerti,
Maaf ku harus pergi.

Lepaskan semua belenggu derita ini,
Ku tak sanggup hidup dalam ketidakpastian hampanya fatamorgana,
Kau maya,
Kau tak nyata.
Ku tak kuasa.
Kita takkan mungkin bisa bersama.

Tinggalkan aku dengan semua kenangan yang pernah indah ini,
Hancurkan semua ikatan kawat berduri,
Ini terlalu perih.
Suaraku tlah habis, merintih.
Bukan karena ku pasrah,
Tapi ku lelah,
Berteriak - menangis,
Terhujamkan oleh tajamnya rasa ini.

Karanglah sebuah cerita baru untukku, bukakan mataku,
Buatlahlah aku membencimu,
Biarkanlah ku melupakan rasa itu,
Kini ku tak mampu.
Ini terlalu sendu, tak dapat ku biarkan ini berlalu,
Aku terlalu mencintaimu.

Cinta,
Hmmm suatu rasa yang benar-benar tak ku suka,
Namun kau buatku mengatakannya, merasakannya,
Dan buatku kian membencinya,
Namun ku tetap tak bisa membencimu.

Waktu trus berlalu,
Ku masih tetap aku yang dulu,
Bocah ingusan yang penuh dengan rasa takut.
Cinta adalah hantuku,
Dan hantu tak pernah ku anggap nyata,
Maka cinta adalah maya,
Dan kau pun maya,
Namun ku merasakanmu ada.....di sini,
Di setiap tempat, di semua waktuku,
Apakah kau nyata ataukah hanya sekedar halusinasiku saja?
Terlalu indah, namun menyakitkan.
Bercahaya cerah, namun sinarmu membutakan.
Rasa ini sungguh mempermainkanku,
Ku terpojok di sudut diam memori.

Diamkan fikiranku sesaat,
Ku tak sanggup menerima serbuan-serbuan kenangan,
Semua tentangmu menyerangku.

Aku tau rasa ini tak palsu,
Namun ku tak mampu beradu.
Aku terlalu kaku,
Bagai patung kokoh yang tak dapat bergerak, hanya berdiri tegak, terdiam,
Berpura-pura kuat namun tak mampu bertindak,
Terasa akan meledak,
Telak......kau pukul di dadaku.

Mataku sayu,
Nafasku kini berat,
Dan kau tlah pergi tinggalkanku.

Biarkan aku berfikir sejenak,
Sepanjang aku mampu,
Dan panjangnya tulisan ini takkan mampu menyamai panjangnya fikiranku,
Semestapun tak cukup mampu menampung kecilnya diriku.

Sel-sel fikiran yang tak terlihat,
Memori-memori masa silam yang terlihat entah dimana adanya.
Bukan di depan mata atau di belakang bayangan.
Dia takkan pernah ada dalam selimut kekosongan.
Bayangan maya yang terus menghantuiku,
Diapun kosong dan tak nyata,
Namun besar dan berlubang,
Membuat sebuah pintu sempurna menuju semua cerita yang pernah ada.

Biarkan ku berfikir sejenak,
Biarkan ku mengerti arti sebuah kata, makna sebuah cerita,
Perjalanan panjang hidup ini.
Yang ku mengerti hanyalah kosong,
Semua itu bolong,
Seperti hatiku yang telah tertusuk - tercabut.

Dunia adalah kosong,
Bentuk yang sama dengan lambang kehampaan itu.
Namun dia miliki semuanya,
Mencakup seluruh arti segala makna.
Terlalu rumit,
Fikiranku terlalu sempit,
Akupun tak mampu merakit.
Tapi terimakasih Ya Allah,
Kau telah hidupkan aku,
Berikan aku tubuh ini,
Menghiasinya dengan akal fikiran, hati dan perasaan.

Alhamdulillah - apakah aku dapat terus mengucapkannya?

Biarkan aku berfikir sejenak,
Apakah aku harus terus terlarut dengan buaian rasa yang tak menentu ini?
Apakah ini indahnya cerita?
Apakah ini cinta yang kata mereka indah?
Tapi mengapa begini?

Hmmm,
Terlalu lelah,
Biarkan ku sendiri.
Satu yang hanya ku tahu,
Semua kosong,
tiada yang abadi - tiada yang sempurna.
Berfikir dan berfikir lagi.
Ku ingin berdzikir.

by. ???????


READ MORE - Biarkan Aku Berfikir Sejenak
Prev home